Kuliah Farmasi : in between medical science and technology!
Katanya, ITB itu punya banyak singkatan. Selain Institut Teknologi Bandung, ITB seringkali dipelesetkan menjadi Institut Tekanan Batin. Ditambah lagi, farmasi sudah terkenal sebagai jurusan yang cukup “makan banyak waktu” dan stressful (katanya… ).
But here I am, writing words by words with smiling face. I’m still that normal of a kind student and I’m seriously enjoying my studies here so far.
***
Saya ingat betul, seorang dosen pernah mengatakan bahwa ilmu farmasi itu ada diantara sains dan teknik. Ada sisi sains teknologi, sains kedokteran, dan erat kaitannya dengan teknologi. Sebelum betul-betul ‘nyemplung’ di farmasi, yang ada di bayangan saya kuliah farmasi itu akan berkutat banyak dengan reaksi kimia dan laboratorium tentu saja. Hanya terbayang sainsnya akan kental sekali. Tapi ternyata, semua deh ada disini.
Mulai dari tahun pertama di ITB, semua jurusan, termasuk farmasi, akan memasuki Tahap Persiapan Bersama (TPB). Seperti mempelajari ilmu-ilmu di SMA, tapi lebih advanced. Secara umum saya sangat menikmati satu tahun di TPB ini. Mata kuliah yang dipelajari mulai dari kimia dasar, kalkulus (my fave one
), fisika dasar, bahasa Inggris, tata tulis karya ilmiah, dan beberapa mata kuliah pengantar jurusan farmasi. Menarik sih, selain bisa review pelajaran SMA dan menambah bekal pengetahuan dasar, kita juga diberi kesempatan lebih untuk mengenal mahasiswa di jurusan lain.
Di tahun kedua, mulailah masuk ke dunia nyata farmasi. Ilmu farmasinya mendominasi. Laboratorium, tugas, laporan, tes awal praktikum, dan kawan-kawannya mulai menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Di semester-semester muda ini bayangan awal saya memang terbukti, farmasi ini sains banget. Di tingkat awal ini mulai dipelajari ilmu-ilmu analisis kimia dan farmasi, kimia organik, botani farmasi, mikrobiologi dan termasuk sains terkait anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Mulai belajar mengenai penyakit-penyakit, kaitannya dengan tubuh manusia. Bumbu-bumbu kuliahnya sudah tentu, praktikum di laboratorium yang cukup frequent.
Lalu di semester berikutnya, mulailah diperkenalkan dengan sisi teknologi dari farmasi. Mulai dari teknologi sains mikro hingga makro. Menarik!! Super menarik. Ternyata membuat dan mengembangkan obat itu bukan sekedar terkait dengan sains, tapi ada sisi engineering-nya juga, teknologi. Teknologi mikro yang terkait dengan mikrobiologi misalnya, ada bioteknologi farmasi. Bagaimana aplikasi ilmu bioteknologi di bidang farmasi dipelajari secara umumnya disini. Selain itu ilmu-ilmu terapan yang berbau fisika mulai masuk ke daftar mata kuliah semester, seperti polimer dan farmasi fisika. Dipelajari juga teknologi dalam pembuatan sediaan-sediaan farmasi, seperti sirup, tablet, pil, emulsi, supositoria, dll.
Di tingkat akhir program sarjana farmasi, beberapa ilmu advanced lain terkait kefarmasian masih ada di daftar mata kuliah semester. Selain proyek penelitian tugas akhir, bumbu lain di semester akhir adalah ilmu hukum dan manajemen. See? All is here. Walaupun dua ilmu ini memang salah sekian dari ilmu sosial dasar yang umum dipelajari oleh bidang ilmu terapan manapun. Untuk farmasi sendiri dipelajari secara umum perundang-undangan yang terkait dengan pekerjaan kefarmasian, kesehatan, dan beberapa aspek lain yang berhubungan.
Terlepas dari ilmu sosial dasar yang para mahasiswa farmasi pelajari, farmasi memang ilmu yang luas, applicable, dan kompleks. Farmasi sangat kental dengan ilmu kesehatan-kefarmasian, sains dan teknologi, yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena farmasi terkait dengan produk (obat, makanan, kosmetik) yang digunakan langsung oleh manusia.
Yes, we’re in between medical science and technology.


Hmm..
Jadi inget zaman dulu, kalau ditanya jurusannya apa, cuma jawab “Teknik Kedokteran ITB”..
Begitulah adanya, hehehe. Sisi kedokterannya ada, teknologinya apalagi.
whaa..salut buat penulis ini..pengen gabung ni…salam kenal..ak ike dari farmasi brawijaya ^^
salam kenal juga untuk Ike.. Salam juga untuk teman – teman farmasi brawijaya..
kalau berminat bergabung bisa kok dibaca di bagian kontributor..
sering – sering mampir di blog kami yaa…
siiiiiiiip…yaa bgitulah farmasi
LamKen aku Novita dari farmasi PIM Malang
waww
seru juga .
Tp sulit ga seh kuliah farmasi itu?
Soalnya saya mw kul farmasi tp msh binggung
susah ga sih kuliah farmasi ??
ak masi sma rencananya ak pngen masuk farmasi tp trnyata stlh ak msuk ipa ak justru dibuat pusing dengan kimia yg hitung2annya cukup rumit menurutk.
mohon jawabannya
thanks
sebenernya yg paling penting itu, kita bener2 berminat buat belajar tentang farmasi, jadi walaupun susah pasti bakal tetep menikmati. nah, kmu seberapa tertariknya nih?
lagian farmasi gak melulu kimia kok, banyak hafalan malah.. smangat ya!
kakak, mau nanya.. hubungan atau aplikasi ilmu anatomi fisiologi manusia dengan farmasi atau obat-obatan itu bagaimana? terimakasih sebelumnya.
halo hilwa, makasih udah berkunjung..
Jadi, menurut saya, kedua ilmu tersebut sangat berkaitan. Obat-obatan dalam tubuh kan akan bekerja pada organ-organ dan sistem organ tertentu sesuai dengan golongan kerjanya, beberapa contoh misalnya : obat asma akan bekerja pada sistem respirasi, anti tukak pada sistem pencernaan, antihipertensi pada sistem kardiovaskular, anti nyeri pada sistem syaraf, anti diabetes pada sistem endokrin, dsb.
Nah, dengan ilmu anatomi dan fisiologi manusia, kita mempelajari dulu seluk-beluk organ tubuh dan fungsi kerjanya, sehingga nanti ketika kita mempelajari cara kerja obat, kita udah tau dimana dan pada kerusakan fungsi yg mana obat tsb akan bekerja..
Kurang lebih gitu.. Semoga menjelaskan ya..
Mungkin temen2 author lain ada yg mau menambahkan?
kakak, mau nanya.. hubungan atau aplikasi ilmu anatomi fisiologi itu dengan farmasi atau obat-obatan itu bagaimana? terimakasih sebelumnya.
makasih banyak kakak.. kayaknya bakal sering-sering mampir juga..
nanya lagi deh kak, obat itu bisa mempengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh kan ya? nah, itu kenapa bisa begitu? terimakasih
Assalamualaikum
saiia anak SMA kls 3, insayalh sebentar lgii mau slsai..
Saya tertarik dgn dunia farmasi, dan insayallah ingin melanjutkan kejurusan farmasi.
Tapii saya masih bingung tentang dunia farmasi.
Bagaimana tentang pelajarannya, dan apa saja yang harus saja pelajari agar tidak merasa canggung nnti ??
Tolong jelaskan yaa:)
emm aku bingung nih, mau kuliah farmasi atau nerusin bidang analis aku, minta saran dong???
Farmasi itu..
Ngupas obat dari bahan bakunya, penemuannya, pendaftarannya, pengembangannya, pembeliannya, formulasi bentuk sediaan obat, kesesuaiannya dengan tubuh, proses menjelang launchingnya, desain kemasannya, perencanaannya, pembuatannya, pengawasan mutunya, penjaminan mutunya, penyimpanannya, distribusinya, penjualannya, pemberiannya ke pasien. Plus pengawasan di regulasinya.
Full! Nggak bakal kekurangan gaweanlah kalo farmasi.. Hehehe..
Salam,
ariesadhar (apoteker juga ^_^)
thanks atas sarannya mbak aries
semakin semangat untuk menjalani nya
Sy pengen ambil farmasi ntar , tp bingung juga wktu ad coment dr kakak yg blg kalo farmasi bnyak hafalan nya , sdgkan sy ga suka menghafal kak . Lebh suka ngitungnya . Jd gmna dong ? Apakah d farmasi itu lebh banyak menghafal nya dibandingkan dg menghitung. ? Makasih
saya sangat tertarik dengan farmasi entah lah saking minatnya sampe gg mw melirik jurusan lain
tp setelah membaca pengalaman” orang d bidang farmasi waduh nyali saya jadi ciut dan merinding begitu hebat nya dunia farmasi
bagaimana dengan ka” menyenangkan kah kuliah d jurusan farmasi?
Assalamu Alaikum ,,
kk sya mau masuk Jurusan Farmasi ???
tp sy takut nanti sy tdak mampu,,
N apakah farmasi itu susah dan bikin stres ???