Skip to content

Cara Menggunakan Inhaler untuk Asma

17/06/2011

Asma merupakan gangguan inflamasi (radang) kronik jalan pernapasan yang melibatkan berbagai sel inflamasi. Terjadinya asma disebabkan oleh peningkatan respon saluran pernapasan terhadap rangsangan pada paru-paru. Peningkatan respon ini ditandai dengan penyempitan saluran napas disertai keluarnya lendir yang berlebihan dari kelenjar-kelenjar di dinding saluran napas, sehingga menimbulkan gejala batuk, mengi dan sesak.

Terjadinya asma bisa didorong oleh faktor genetik (35% – 70%) atau faktor lingkungan seperti seperti udara dingin, polusi, perubahan tekanan udara, faktor psikis dan kelelahan. Terapi untuk penderita asma dapat bermacam-macam, tergantung dari tingkat keparahan dan derajat asma yang diderita. Untuk mengobati serangan penyakit asma yang sedang terjadi diperlukan obat yang menghilangkan gejala penyakit asma dengan segera. Obat tersebut terdiri dapat berupa golongan bronkodilator atau  golongan kortikosteroid sistemik yang dikemas dalam suatu alat bernama inhaler. Inhaler atau obat hirup cukup populer di kalangan pasien asma.

Inhaler itu apa siiiih?

Inhaler adalah alat kesehatan (medical device) yang digunakan untuk mengantarkan obat ke dalam tubuh melalui paru-paru. Pada umumnya inhaler merupakan produk aerosol. Aerosol merupakan sistem yang bergantung pada kekuatan dari liquid gas yang terkompresi untuk mengeluarkan isi dari kontainer. Aerosol terdiri dari 2 komponen yaitu:

1. Produk terkonsentrat (Product concentrate), yang terdiri dari zat aktif obat atau campuran dari zat aktif dan bahan penting lainya seperti pelarut, antioksidan, dan surfaktan.

2. Propellant (pendorong obat).

Sedikit info mengenai Propelan ini. Selama ini masih banyak inhaler mengandung chlorofluorocarbon (CFC) sebagai propellant, tetapi mulai 1 Januari 2009, FDA (Badan POM nya Amerika) memutuskan bahwa inhaler asma yang diproduksi di Amerika Serikat, harus menggunakan HFA (hydrofluoroalkane), propellant yang ramah lingkungan karena tidak merusak lapisan ozon. CFC yang selama ini biasanya ditemukan pada obat-obat asma di dalam inhaler  memang dituding sebagai gas perusak lingkungan.

Nah.. sekarang bagaimana cara menggunakan inhaler dengan benar?

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Duduk tegak atau berdiri dengan dagu terangkat.
  2. Buka tutup inhaler dan kocok inhaler dengan teratur.
  3. Jika baru pertama kali menggunakan inhaler selama seminggu atau lebih, maka untuk penggunaan pertama sebelum digunakan, semprotkan inhaler ke udara untuk mengecek apakah inhaler berfungsi dengan baik.
  4. Tarik nafas dalam-dalam dan buang perlahan. Lalu letakkan bagian mulut inhaler pada mulut (diantara gigi atas dan bawah), kemudian tutup mulut dengan merapatkan bibir (jangan digigit).
  5. Mulai dengan bernapas perlahan dan dalam melalui mulut inhaler, sambil bernapas secara berbarengan tekan bagian tombol inhaler untuk melepaskan obatnya. Satu kali tekan merupakan satu kali semprotan obat.
  6. Lanjutkan untuk bernapas dalam untuk memastikan obat dapat mencapai paru-paru.
  7. Tahan napas selama kurang lebih 10 detik (atau selama kondisi senyaman yang terasa) lalu buang napas perlahan.
  8. Jika membutuhkan semprotan berikutnya, tunggu sampai 30 detik, dan kocok kembali inhaler, ulangi langkah 4 sampai 7.
  9. Tutup kembali mulut inhaler dan simpan inhaler di tempat yang kering.
  10. Setelah selesai, berkumur-kumur, dan catat dosis yang sudah terpakai.

Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi untuk pasien asma lebih baik untuk waspada akan faktor pencetus asmanya (setiap orang dapat berbeda-beda) sehingga dapat menghindari pencetus  serangannya (alergen). Juga baik untuk melakukan latihan relaksasi, kontrol emosi dan lakukan senam atau olah raga teratur yang dapat bermanfaat memperkuat otot pernapasan, misalnya berenang. Tetap sehat, dan semoga bermanfaat!

Referensi:

Dipiro, J.T., et al, 2008, Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach 7th edition, McGraw-Hill Companies .

Majalah Farmacia Edisi Maret 2006 , Vol.5 No.8, hal. 72

http://www.netdoctor.co.uk/health_advice/facts/howtousemeter.htm

About these ads
10 Comments leave one →
  1. retnoutami permalink
    17/06/2011 7:38 am

    terima kasih infonya, bu apoteker :) alhamdulillah sejak SMP, asma saya nggak kambuh lagi. semoga itu artinya udah sembuh ya bu ;)

  2. Monika Oktora permalink*
    17/06/2011 11:33 am

    waa,, mbak ami makasih udah main ke blog kita :D
    Alhamdulillah kalau ga pernah kambuh lagi, berarti penanganan trhadap asmanya udah tepat dong, gaya hidupnya sehat nih, hehehe..
    yg penting faktor pencetusnya yg harus dihindari mbak supaya ga kambuhan

  3. Mister Ade permalink
    17/06/2011 1:20 pm

    keren lah.. keep posting apoteker bercerita.. :)

  4. Teti MC permalink
    20/03/2012 12:19 pm

    saya penderita asma akut, sypun sudah memiliki inhaler seperti yang diatas, karena sekarang sy sedang mengandung 3 bulan, dokterpun menyarankan untuk memakai obat pendamping inhaler, yang namanya saya lupa…..cara penggunaannya di hisap…….dan efeknya luar biasa………….

  5. silvi permalink
    06/11/2012 7:59 pm

    saya mau bertanya, untuk menggunakan inhaler, apakah saya harus ke dokter dulu, atau bisa langsung beli di apotik?
    selama ini, saya hanya dibantu dengan oksican..
    belakangan, saya harus mobile, & agak repot kalo harus membawa oxycan..
    terima kasih..

    • Monika Oktora permalink*
      08/11/2012 4:30 pm

      lebih baik konsultasi dulu dengan dokter, krn berhubungan dengan dosis obatnya dan aturan pakai obatnya, oke.. :D

  6. 17/12/2012 5:25 am

    Apa nanti gk kecanduan mba.. Mending pake Neo Napacin.. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,278 other followers

%d bloggers like this: