Skip to content

Rhodamin dan Pewarna Makanan Berbahaya

02/07/2011

Apa yang kamu ketahui tentang Rhodamin dan pewarna makanan berbahaya?

“Rhodamin itu pewarna sintetik, warnanya merah, bisa dipakai untuk indicator lipase pada media pertumbuhan bakteri. Pewarna makanan berbahaya itu biasanya harganya murah, banyak dipakai abang-abang penjual makanan, warnanya mencolok, biasanya di gunakan untuk pewarna tekstil, kalau dimakan satu kali ga kelihatan dampaknya, tapi mengurangi angka harapan hidup” (Laksmi, Sarjana Biologi)

 “Rhodamin? Ga tau, ga pernah denger. Pewarna makanan berbahaya itu yang suka ada di jajanan pinggir jalan yang warna warni” (Manda, Siswi SMP di Jakarta)

 “Rhodamin itu pewarna pakaian yang suka disalahgunakan untuk pewarna makanan. Rhodamin juga termasuk dalam pewarna makanan yang berbahaya yang biasanya ada di jajanan anak-anak sekolah, misalnya es, gulali, cendol, dll.” (Wanti, Ibu rumah tangga)

 “Lupa rhodamin itu apa, tapi kayaknya pernah denger sih. Pewarna makanan berbahaya itu yang bisa menyebabkan kanker” (Herlina, pegawai Depkeu)

 “Rhodamin itu pewarna, biasanya sih dipake untuk tekstil kalau gak salah. Pewarna makanan berbahaya ya berarti pewarna yang sebenarnya bukan untuk makanan tapi dipakai untuk mewarnai makanan, jadinya berbahaya jika dikonsumsi” (Doni, karyawan swasta)

 “Perasaan sih pernah denger istilah “Rhodamin”, tapi lupa. Pewarna makanan berbahaya itu yang untuk bahan cat tapi dipakai untuk makanan kalau ga salah.” (Tine, pegawai BPKP)

 “Rhodamin itu pewarna buatan yang sering dipakai untuk makanan. Biasanya sih ada di krupuk yang pinggirnya warna warni. Pewarna makanan berbahaya biasanya yang sering dipakai untuk bikin jajanan pasar jadi berwarna cerah dan menarik.” (Kesya, mahasiswi arsitektur)

 “Rhodamin itu pewarna buatan yang warnanya merah. Itu juga termasuk pewarna makanan berbahaya soalnya bukan untuk makanan. Kalau dikonsumsi katanya sih bisa bikin kanker usus, tapi ga tau juga bener apa engga. Pokoknya itu pewarna makanan yang berbahaya.” (Tito, siswa SMA di Jakarta)

Yep hampir semua orang sudah tau dan sepakat bahwa rhodamin B adalah salah satu jenis zat pewarna yang tidak boleh digunakan pada makanan. Di sini akan saya kupas lebih mendalam tentang rhodamin B. Rhodamin B adalah salah satu jenis zat pewarna yang dibuat secara sintetis. Karakteristik rhodamin sebagai zat pewarna dipengaruhi oleh sifat fisik dan kimia zat itu sendiri. Secara fisik rhodamin B berbentuk kristal hijau atau serbuk ungu kemerahan. Pada konsentrasi tinggi di air akan menghasilkan warna merah kebiruan sedangkan pada konsentrasi rendah berwarna merah terang. Secara kimia rhodamin B adanya ikatan dengan klorin (-Cl) pada struktur molekulnya menyebabkan rhodamin B berbahaya jika dikonsumsi. Hal ini dikarenakan klorin merupakan senyawa anorganik sangat reaktif, toksik, dan bersifat karsinogenik (memicu kanker).

Rhodamin B memiliki nama lain, di antaranya acid butirat pink B. ADC rhodamin B, brilliant pink B, calcozine rhodamin BL, aizen rhodamin BH, aizen rhodamin BHC, akiriku rhodamin B, calcozine rhodamin BX, calcozin rhodamin BXP, cerise toner, certiqual rhodamin, cogilor red 321.10, cosmetic briliant pink bluish D conc, edicol supra rose B, elcozine rhodamin B, geranium lake N, hexacol rhodamin B extra, rheonin B, symulex magenta, takaoka rhodamin B, tetraetil rhodamin.

Rhodamin B sudah dilarang penggunaannya pada makanan sejak tahun 1885 melalui Permenkes No. 239/ Menkes/ Per/ V/ 85. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah memasukkan senyawa ini dalam daftar pewarna yang tidak boleh digunakan untuk makanan dan kosmetik. Kuatnya warna yang dihasilkan oleh senyawa ini dan kemudahannya melarut dalam berbagai jenis cairan (air, alkohol, HCl, NaOH, dsb) menjadi alasan untuk dimanfaatkan dalam uji di laboratorium (histologi) serta mewarnai bahan-bahan ‘keras’ seperti tekstil, kertas, dan plastik. Namun dengan alasan yang sama, rhodamin B masih juga digunakan untuk mewarnai makanan dan kadang-kadang kosmetik ilegal meskipun berbahaya dan melanggar peraturan perundangan, bahkan hingga saat ini.

Penyalahgunaan rhodamin B tentu saja bertujuan agar produk makanan atau kosmetik yang dibuat menarik konsumen. Efek berbahaya dari rhodamin B memang tidak muncul seketika setelah pemaparan, namun pengonsumsian dalam jangka panjang/ berulang-ulang dapat menyebabkan senyawa tersebut terakumulasi dalam tubuh. Efeknya tergantung daerah yang terpapar paling banyak, misalnya iritasi saluran cerna, iritasi kulit, iritasi pada mata, keracunan, kanker, gangguan fungsi hati, jika terhirup menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan. Selain itu, kumulasi rhodamin B dalam tubuh menyebabkan penumpukan lemak, jika terus terjadi lemak tubuh semakin bertambah banyak. Dampaknya baru terasa setelah beberapa tahun, bahkan puluhan tahun kemudian.

Sampai saat ini, makanan yang sering ditemukan mengandung Rhodamin B di antaranya kerupuk, sambal kemasan, sirup, terkadang kosmetik, makanan dan minuman ringan, terasi, kembang gula, biskuit, sosis, makaroni goreng, cendol, jipang, manisan serta ikan asap.  Oleh karena itu kita perlu tau ciri makanan yang mengandung rhodamin B sehingga dapat mencegah terpaparnya senyawa ini. Karena tubuh kita, kita sendiri yang menjaganya. Ciri-ciri makanan atau kosmetik yang kemungkinan mengandung rhodamin B :

- Warna terlihat sangat cerah, biasanya merah terang/ mencolok. Pewarna alami biasanya lebih redup, kurang menarik, tidak stabil, dsb.

- Tenggorokan terasa gatal dikonsumsi

- Memberikan kesan pahit after taste

- Harga terlalu murah (tidak rasional)

- Kadang-kadang air seni dapat menjadi berwarna kemerahan setelah mengkonsumsi produk tersebut

-  Untuk makanan bau tidak alami atau tidak sesuai dengan jenisnya

- Untuk kosmetik, dapat menimbulkan iritasi (meskipun demikian bukan berarti setiap iritasi disebabkan oleh rhodamin B)

No one keeps the body as well as ourselves do! Semoga informasi ini bermanfaat.

Oleh : Vidyasatya & Cityca

About these ads
2 Comments leave one →
  1. 13/08/2011 11:25 pm

    Infonya bagus. Lengkap.
    Boleh tau sumber literatur rodamin sama efek2nya ? makasih.

Trackbacks

  1. Jajanan pada lingkungan sekolah SD, Awas zat adiktif !!!! | chemistry education@ dhelvhia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,286 other followers

%d bloggers like this: