Skip to content

Transisi Epidemiologi: Meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia

07/07/2011

Penyakit tidak menular makin meningkat di Indonesia, bahkan penyebab kematian yang semula didominasi oleh penyakit menular bergeser ke penyakit tidak menular

Pada abad ke-19, penyakit yang banyak berkembang di masyarakat merupakan penyakit menular atau disebut penyakit infeksi. Yang menjadi penyebabnya merupakan mikroorganisme seperti bakteri, virus, maupun parasit. Cara penularannya dari suatu individu kepada individu lain dapat melalui media tertentu seperti udara (contohnya penyakit TBC dan infulenza), konsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih pencuciannya (hepatitis dan typhoid/tifus), maupun dari jarum suntik dan transfusi darah (HIV AIDS, hepatitis).

Di Indonesia, meskipun masih banyak penyakit menular seperti TBC dan malaria menjadi penyebab kematian yang utama tetapi pada abad ke-20 tren penyakit mulai diambilalih oleh penyakit tidak menular, seperti stroke, serangan jantung dan kanker. Perubahan pola penyakit ini dikenal sebagai transisi epidemiologi.

Apa itu Penyakit Tidak Menular (PTM)?

Penyakit tidak menular merupakan penyakit kronik atau bersifat menahun (degeneratif). PTM ini bisa disebut penyakit non-Infeksi  karena penyebabnya bukan mikroorganisme. Namun tidak berarti peranan mikroorganime dalam terjadinya penyakit tidak menular ini dapat dikesampingkan karena jika PTM tidak ditangani dengan baik maka bisa saja menjadi komplikasi dengan penyakit infeksi.

Karakteristik penyakit tidak menular ini adalah penyebaran penyakitnya tidak melalui suatu rantai penularan tertentu, masa inkubasi penyakit yang panjang, dan dalam diagnosisnya lebih sulit daripada penyakit menular, serta variasinya luas.

Apa yang menjadi penyebab PTM?

Terjadinya perubahan pola penyakit dengan peningkatan PTM ini dapat didorong dengan beberapa hal, yaitu: perubahan struktur masyarakat yaitu dari agraris ke industri,  dan perubahan struktur penduduk yaitu penurunan anak usia muda dan peningkatan jumlah penduduk usia lanjut karena keberhasilan KB.

PTM yang berkembang di masyarakat pada umumnya disebabkan bawaan/keturunan, kecacatan akibat kesalahan proses kelahiran, maupun akibat pola hidup yang tidak sehat, seperti dampak dari konsumsi makanan serta minuman termasuk merokok, mengonsumsi alkohol, narkoba, obat-obat perangsang ataupun penenang, kurangnya olah raga, tipe pekerjaan yang banyak duduk, dan pola makanan berkolesterol tinggi serta kurang serat mulai banyak dilakukan oleh angkatan muda, terutama di perkotaan.

Faktor-faktor tersebut ditambah lagi dengan perilaku yang serba kompetitif akan meningkatkan stres dan menaikkan tekanan darah. Dipengaruhi juga faktor lingkungan yang tidak sehat dan udara yang tercemar asap rokok, asap knalpot, dan asap industri, membuat angka kematian akibat penyakit tidak menular itu meningkat.

Angka penyakit tidak menular di Indonesia terus meningkat, pada tahun 1995 kematian akibat penyakit tidak menular sebesar 41,7 persen dan tahun 2007 meningkat menjadi 59,5 persen. Contohnya adalah kematian akibat rokok. Dalam hal ini, WHO memperkirakan bahwa jika di tahun 2000 terdapat 4 juta kematian yang berkaitan dengan rokok di seluruh dunia, maka di tahun 2030 angka itu akan mencapai 10 juta. Sebesar 7 juta di antaranya akan terjadi di negara-negara berkembang dan yang 3 juta terjadi di negara-negara maju. Jumlah kematian sebesar itu tentu akan membebani ekonomi negara-negara berkembang.

Apa saja PTM itu?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, PTM merupakan penyakit degeneratif, saat ini yang banyak berkembang di masyarakat seperti penyakit hipertensi atau darah tinggi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, asam urat, penyakit jantung, paru-paru kronis, bahkan kanker. PTM dapat juga disebabkan karena kecelakaan termasuk cedera, luka dan benturan akibat kecelakaan

Bagaimana menanggulanginya?

Upaya pencegahan PTM dengan menggunakan prinsip: upaya pencegahan penyakit lebih baik dari mengobati juga tetap berlaku. Upaya pencegahan ini ditujukan kepada faktor resiko yang telah diidentifikasi. Ada empat tingkat pencegahan dalam epidemiologi, antara lain

  1. Pencegahan primordial dimaksudkan untuk memberikan kondisi pada masyarakat yang memungkinkan PTM ini tidak didukung dari kebiasaan, gaya hidup dan faktor resiko lainnya. Upaya ini cukup kompleks, karena tidak hanya membutuhkan kesadaran pribadi dari individu tetapi juga dukungan sosial masyarakat.
  2. Pencegahan tingkat pertama, meliputi  Promosi  kesehatan masyarakat, seperti: kampanye kesadaran masyarakat, promosi kesehatan, pendidikan kesehatan masyarakat. Selain itu juga berupa pencegahan khusus, yaitu pencegahan keterpaparan.
  3. Pencegahan tingkat kedua meliputi diagnosis dini, misalnya dengan melakukan screening. Pencegahan tingkat dua lainya adalah pengobatan, kemoterapi atau tindakan pembedahan.
  4. Pencegahan tingkat ketiga meliputi rehabilitasi, misalnya perawatan rumah sakit.

Jadi, untuk menekan angka kematian akibat epidemi PTM ini sebenarnya bukan tergantung pada obat saja, tetapi diperlukan juga kesadaran masyarakat sendiri untuk mengubah pola hidup yang tidak sehat menjadi pola hidup yang sehat, termasuk juga mengendalikan pencemaran udara dan lingkungan hidup. Contohnya Pasien hipertensi tidak hanya bergantung pada obatnya, tetapi juga harus mengubah pola makannya untuk mendukung pengobatannya, jika tidak tentu akan percuma saja. Yuk, sama-sama menanggulangi PTM dimulai dari diri sendiri. :)

Referensi:

Luberto L., 2011,  Penyakit Tidak Menular Masih Tinggi di Indonesia. Radio Republik Indonesia (www2.rri.co.id), diakses tanggal 01/07/2011

Mohamad K (Mantan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia), 11 September 2010, Epidemi Penyakit Tidak Menular, Kolom Metrro TV News, http://www.metrotvnews.com diakses tanggal 01/07/2011

Rahim Ali, A., 6 Maret 2010, Faktor Resiko dan Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, pada kolom kesehatan Arali 2008

http://www.who.or.id/ind/ourworks.asp?id=ow2 mengenai Penyakit Tidak Menular, diakses tanggal 01/07/2011

About these ads
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,287 other followers

%d bloggers like this: