Skip to content

Ada Apa dengan Marijuana?

09/05/2011

Akhir-akhir ini, baik di surat kabar maupun televisi, banyak beredar kabar mengenai aksi legalisasi ganja. Aksi ini diprakarsai oleh suatu organisasi bernama LGN (Lingkar Ganja Nusantara) yang mempunyai visi untuk menjadikan pohon ganja sebagai salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan umat manusia pada umumnya. Sebenarnya aksi ini bukanlah aksi pertama mengenai legalisasi ganja, di dunia internasional ada yang disebut dengan Global Marijuana March (GMM) atau Million Marijuana March (MMM) yang diselenggarakan setiap hari sabtu pada minggu pertama bulan Mei. Aksi ini telah dimulai sejak tahun 1999 dengan 600 kota di seluruh dunia ikut berperan aktif dalam perayaan ini. Kedua aksi ini, baik aksi yang diprakarsai oleh LGN maupun GMM / MMM, mempunyai tujuan yang serupa yaitu ingin merangkul ganja sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tentu saja aksi legalisasi ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Di sini, saya sebagai penulis, tidak ingin memberikan pendapat subjektif mengenai hal ini. Di sini, saya hanya akan sharing mengenai pengetahuan yang saya punya dalam cara yang netral.🙂

Tentu banyak yang ingin tahu kan, sebenarnya ada apa sih dengan ganja hingga menjadi topik hangat akhir-akhir ini? let’s check it out!

Ganja atau marijuana merupakan campuran bagian bunga, batang, biji dan daun tanaman Cannabis sativa yang telah dikeringkan. Tanaman Cannabis sendiri sebenarnya terdiri dari 3 subspesies yaitu : Cannabis sativa, Cannabis indica, dan Cannabis ruderalis. Namun, yang paling banyak digunakan sebagai bahan ganja adalah sub-spesies Cannabis sativa yang mempunyai karakter herba yang besar dan mempunyai habitat hidup pada dataran rendah yang hangat.

Di dalam ganja terdapat cannabinoid, yaitu senyawa-senyawa aktif baik bersifat psikoaktif maupun non-psikoaktif, berupa delta-9-tetrahydrocannabinol (Δ9-THC), Cannabinol, dan Cannabidiol (CBD). Senyawa-senyawa inilah yang memegang peranan penting dalam hal kegunaan ganja di masyarakat khususnya di bidang kesehatan.

Ternyata, baik ganja maupun tanaman aslinya telah banyak digunakan oleh masyarakat sejak ribuan tahun yang lalu loh. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bahan pembuat kertas, dan resin yang dihasilkan banyak digunakan untuk meredakan kejang dan nyeri, serta mengatasi gangguan tidur. Infusum (sediaan galenik cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 900°C selama 15 menit) dari bunga betina tanaman ini telah lama digunakan dalam pengobatan di Cina untuk menghilangkan rasa sakit. Pada abad ke-19, ganja juga banyak digunakan sebagai analgesik, penghilang rasa nyeri, dari mulai kram menstruasi hingga pascaoperasi. Banyak juga digunakan untuk mengatasi migrain, sakit kepala, terapi asma dan juga epilepsi. Penggunaannya terutama dalam bidang kesehatan pun semakin berkembang, dengan dosis yang terkontrol, dapat digunakan mulai dari peningkatan nafsu makan, analgesik, mengobati glukoma, mengobati gangguan koordinasi gerak, perlindungan saraf (neuroproteksi) hingga penggunaan dalam terapi kanker dan HIV-AIDS.

Perlu diingat, ganja aman dan dapat memberikan hal yang positif terutama dari segi kesehatan, bila dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Pengkonsumsian ganja berlebihan dapat menimbulkan efek samping tertentu, terutama efek samping yang berkaitan dengan psikologis. Hal ini, dikarenakan di dalam ganja terdapat senyawa delta-9-tetrahydrocannabinol (Δ9-THC) yang merupakan senyawa psikoaktif golongan psychedelic, yaitu senyawa kimia yang dapat menembus sawar darah otak dan memberikan pengaruh selektif pada susunan saraf pusat hingga dapat mempengaruhi daya pikir, mengubah suasana hati, mendistorsi persepsi serta menciptakan suatu sensasi semu yang tidak sesuai dengan realita. Efek pemakaian ganja jangka pendek, dapat berupa distorsi persepsi, hilang koordinasi bagian tubuh, meningkatkan detak jantung, menurunkan tekanan darah serta mempengaruhi kemampuan dalam mengingat, belajar ataupun memecahkan masalah (problem-solving). Terkadang, ganja juga dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, kecurigaan ataupun panik yang berlebih. Sedangkan, pemakaian ganja jangka panjang dapat menyebabkan halusinasi, delusi, disorientasi, gangguan memori, dan resiko serangan jantung.

Karena efek samping penggunaan ganja yang ditimbulkan inilah, pemakaian ganja sangat dibatasi, hanya digunakan untuk terapi tertentu dan penggunaannya pun dibatasi serta diawasi oleh hukum. Di Indonesia sendiri, ganja bukan merupakan barang bebas, pemakaiannya dibatasi serta dilindungi oleh Undang-Undang no.35 tahun 2009 tentang narkotika.

See..ada sisi positif dan negatif yang bisa kita lihat dari si ganja ini kan🙂 Diharapkan dari apa yang saya sharing kali ini, dapat membuat kita semua semakin bertambah wawasan dan dapat menyikapi segala persoalan yang ada dengan lebih bijaksana.🙂

Daftar Pustaka :

Goodman, Louis S., et al., eds. Goodman & Gilman’s The Pharmacological Basis of Therapeutics, 9th ed. Elmsford, NY: McGraw-Hill, 2000.

Raphael Mechoulam. “Milestone in Drug Therapy – Cannabinoids as Therapeutics”. Birkhauser-Verlag (2005).

http://www.psychoactive.org.uk/

2 Comments leave one →
  1. Rian permalink
    16/04/2013 9:21 pm

    mengenai Pengkonsumsian ganja berlebihan dapat menimbulkan efek samping tertentu, terutama efek samping yang berkaitan dengan psikologis dalam ulasan anda kali ini saya kurang setuju..dari mana anda bisa tau kalau efek yang di timbulkan jika di konsumsi berlebihan itu seperti memberikan pengaruh selektif pada susunan saraf pusat hingga dapat mempengaruhi daya pikir, mengubah suasana hati, mendistorsi persepsi serta menciptakan suatu sensasi semu yang tidak sesuai dengan realita? apakah anda sudah pernah mencobanya?apakah anda sudah melakukan riset kepada manusia?apakah anda sudah mewawancarai pengguna ganja?atau apa yang anda tulis itu hanya berdasarkan buku yang anda baca saja? jadi tolong jangan menulis sesuatu apa yang anda belum ketahui atau anda ketahui hanya karna berdasarkan buku yang mana penelitiannya belum jelas..

Trackbacks

  1. Si Populer NARKOBA « Calon Apoteker Bercerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: