Skip to content

How to Use Eye Drops Properly

03/06/2011

Mata sehat dan cantik adalah dambaan setiap orang. Who doesn’t want to possess beautiful and healthy eyes? The answer is, no one. Mata memiliki peranan penting karena selain berperan sebagai indera penglihatan juga mempengaruhi penampilan wajah secara keseluruhan. Agar memiliki mata yang cantik dan sehat sebaiknya mata yang kita miliki dirawat dengan benar.

Mata berperan sebagai indera yaitu indera penglihatan dan indera berfungsi sebagai reseptor yang menerima rangsangan dari luar tubuh. Dengan fungsinya sebagai reseptor, mata mengalami kontak langsung dengan lingkungan luar di sekitar tubuh. Hal ini mengakibatkan mata memiliki resiko tinggi terpapar oleh zat-zat yang tidak diinginkan bahkan berbahaya. Misalnya, debu atau asap mengakibatkan mata iritasi. Masalah mata seperti ini dapat diatasi dengan menggunakan obat tetes mata.

Definisi obat tetes mata menurut The Pharmaceutical Codex adalah larutan atau suspensi dengan pembawa air atau minyak steril yang mengandung satu atau lebih zat aktif yang dibutuhkan untuk digunakan pada mata. Obat tetes mata digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang mempengaruhi mata diantaranya rasa terbakar di mata, mata berair, infeksi, gatal-gatal, dan kemerahan. Gejala tersebut disebabkan oleh alergi, kekeringan kronis, dan/ atau infeksi.

Sebelum menggunakan obat tetes mata, pasien harus tahu bagaimana cara menggunakannya dengan tepat, frekuensi dan metode administrasinya, serta bagaimana penyimpanan yang benar dari obat ini.

Berapa banyak tetesan yang sebaiknya digunakan oleh pasien?

Untuk menghindari pembuangan dan absorpsi sistemik, biasanya dilakukan hanya satu kali penetesan. Jika pasien membutuhkan penggunakan lebih dari satu kali tetesan, sebaiknya setiap satu kali penetesan diberi jarak waktu minimal tiga menit. Hal ini disebabkan, volume larutan yang dapat ditampung oleh mata sangat terbatas (kurang lebih  sebanyak 7 μL) maka larutan yang berlebih dapat masuk ke nasal cavity (rongga hidung) lalu masuk ke jalur gastrointestinal (saluran pencernaan) menghasilkan absorpsi sistemik yang tidak diinginikan. Misalnya, penggunaan b-blocker untuk perawatan glaukoma dapat menjadi masalah bagi pasien gangguan jantung atau asma bronchial.

Seberapa sering pasien menggunakan obat tetes mata tersebut?

Tipe obat dan kondisi pasien menentukan frekuensi penggunaan obat tetes mata. Dalam kondisi inflamasi serius, tetesan yang dibutuhkan sesering mungkin yaitu setiap setengah jam. Sebaliknya, pada pasien glaukoma hanya membutuhkan penetesan satu kali sehari.

Bagaimana cara penggunaan obat tetes mata yang benar?

Metode penggunaan obat tetes mata sangat penting. Jika dilakukan dengan tidak benar, tetesan obat biasanya akan mendarat ke bagian pipi atau daerah di sekitar mata.  Berikut langkah-langkah penggunaan obat tetes mata yang benar dan tepat:

1. Cuci tangan dan lepas contact lenses sebelum menggunakan obat tetes mata.

 

2. Untuk sediaan obat tetes mata yang berbentuk suspensi, kocok terlebih dahulu sebelum digunakan.

 

3. Duduk di depan cermin. So, you can see what you are doing.

 

4. Bersihkan mata terlebih dahulu dengan menggunakan tisu bersih untuk membersihkan cairan dan kotoran di mata.

 

5. Buka tutup dari botol tetapi jangan pernah meletakkan tutupnya diatas meja untuk menghindari kontaminasi. Simpanlah tutup botol disamping botol pada saat penggunaan atau digenggam di tangan lainnya.

 

6. Miringkan kepala ke belakang, buka kelopak mata, dan lihatlah ke atas.

 

7. Genggam botol di atas mata lalu teteskan obat dengan lembut dan perlahan sebanyak satu tetes ke dalam mata. Taking care not to touch the eye or eyelashes with the dropper or bottle. Hal ini dapat membahayakan kornea dan mengkontaminasi obat tetes mata.

 

8. Kedipkan mata sehingga tetesan obat dapat menyebar ke seluruh permukaan bola mata.

 

9. Bersihkan sisa-sisa cairan obat tetes mata di sekitar mata dengan tissue bersih.

 

Bagaimana cara penyimpanan obat tetes mata yang tepat?

Obat tetes mata biasanya disimpan pada tempat yang kering dan dingin. Hal yang harus diperhatikan yaitu tanggal kadaluarsa dari obat. Obat tetes mata yang mengandung pengawet sebaiknya dibuang setelah 4 minggu obat dibuka.

Notes:

  • Jika pasien menggunakan obat tetes mata lebih dari satu jenis obat, tunggu minimal tiga menit sebelum menggunakan obat selanjutnya.
  • Jika pasien menggunakan contact lenses, tunggu minimal 15 menit setelah menggunakan obat tetes mata.

“For as the eyes of bats are to the blaze of day, so is the reason in our soul to the things which are by nature most evident of all.”

Aristotle

SUMBER:

The Pharmaceutical Code

http://www.australianprescriber.com/magazine/31/1/16/7

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: