Skip to content

Mengenal Instrumen Lewat Praktikum Fisikokimia

10/06/2011

Obat yang baik harus memenuhi persyaratan keamanan, khasiat, dan mutu. Oleh karena itu bahan obat yang digunakan harus terjamin kemurniannya, artinya tidak tercemar oleh bahan lain yang dapat membahayakan. Kemudian jumlah bahan aktif obat pun harus tepat sesuai persyaratan, tidak berlebih maupun kurang. Jumlah bahan obat berlebih dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan, seperti efek toksik yang dapat berbahaya bagi pasien. Sedangkan kalau jumlahnya kurang, khasiat obat yang diinginkan tidak akan muncul. Jadi, kemurnian dan ketepatan jumlah obat ini memang sangat penting dan harus terjamin. Bagaimana cara mengetahui kemurnian dan menentukan jumah kandungan obat atau kadar obat dalam suatu sediaan?

Mahasiswa farmasi mempelajari dan mempraktekkan langsung cara menguji kemurnian bahan obat dan menentukan kadarnya dalam mata kuliah Fisikokimia. Cerita uji kemurnian dan kadar obat ini bermula dari karakter serta struktur obat yang berbeda antara satu dengan lainnya. Dari karakter unik obat ini dirancang suatu instrumen yang dapat digunakan untuk uji kemurnian dan menentukan  kadar obat. Kuliah Fisikokimia ini mengupas instrumen-instrumen yang digunakan mulai dari konsep dasar instrumen yang berkaitan dengan karakter suatu obat sampai melakukan praktek langsung  untuk menentukan kemurnian ataupun kadar obat.

Praktikum dibagi kedalam kelompok kecil yang terdiri sekitar 5 orang peserta praktikum dan seorang asisten laboratorium tiap kelompok. Seperti praktikum farmasi pada umumnya,  di praktikum fisikokimia  juga ada istilah tugas pendahuluan sebelum praktikum, tes awal, kemudian lengkap dengan forum diskusi berasama asisten laboratorium. Biasanya tiap kelompok praktikum diberi akan tugas menentukan kadar suatu sediaan atau  dapat juga uji kemurnian suatu bahan obat, tergantung fungsi spesifik suatu instrumen. Instrumen analisis ini merupakan metode analisis modern yang memerlukan suatu baku pembanding dalam interpretasi hasil uji.  Berbeda dengan metode analisis konvensional, yang tidak memerlukan baku pembanding.

Salah satu contoh instrumen yang sering digunakan adalah sistem kromatografi. Bahkan dengan perkembangan teknologi, kromatografi ini banyak ragamnya mulai dari peralatan yang sederhana sampai kromatografi gas. Namun, prinsip dasarnya sama yaitu melewatkan suatu sampel pada medium diam (fasa diam) kemudian diberi fasa gerak. Dari sistem tersebut diperoleh dapat data sejauh mana ikatan yang terjadi antara sampel uji dengan fasa diam dan fasa gerak yang dapat dinyatakan dengan waktu retensi ataupun profil kromatogram yang khas tiap obat. Data tersebut dapat digunakan untuk menguji kemurnian maupun kadar suatu obat.

Terdapat serangkaian instrumen lain seperti spektrofotometri, biamperometri, potensiometri dan lain-lain. Pada akhirnya peserta praktikum harus mengetahui jika terdapat suatu bahan obat, instrumen mana yang dapat digunakan untuk pengujian dan juga memahami sistem instrumen tidak hanya sekedar mengoperasikan instrumen. Contoh kasusnya jika terdapat suatu bahan obat yang mudah menguap dan tahan terhadap suhu tinggi, seperti zat sineol pada minyak kayu putih, dapat dipilih instrumen kromatografi gas. Kemudian jika suatu bahan obat memiliki gugus tekonjugasi dalam struktur senyawanya maka dapat dipilih instrumen spektrofotometri.

Praktikum fisikokimia ini memang selain melatih kelihaian menjalankan operasional instrumen juga harus memahami prinsip dasar instrumen berkaitan dengan karakter obat sebagai bahan uji. Karena kemurnian bahan obat dan juga ketepatan kadar adalah penentu persyaratan obat yang baik, pemahaman instrumen memang merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh SDM yang berkitan dengan pemastian mutu obat, yaitu para sarjana farmasi dan apoteker. Dan kompetensi dasar tersebut dilatih di –> praktikum FISIKOKIMIA!

Menarik kan?🙂

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: