Skip to content

Cermati Kemasan Plastik yang Kita Pakai

26/01/2012

Plastik seolah sudah tidak dapat lepas dari kehidupan kita sehari-hari.  Plastik telah banyak dibuat menjadi berbagai perlengkapan rumah tangga termasuk wadah makanan dan minuman ataupun untuk keperluan lainnya. Plastik menjadi pilihan banyak orang karena sifatnya yang tidak mudah pecah dan juga harganya yang relatif murah. Namun, apakah jenis plastik yang biasa kita gunakan tersebut aman untuk kesehatan kita? Untuk itu, sebelumnya kita perlu mencermati bahan plastik yang akan kita gunakan. Caranya yaitu dengan melihat kode yang biasanya terdapat di bawah kemasan atau wadah plastik. Kode tersebut menunjukkan jenis bahan yang digunakan untuk membuat plastik tersebut.

Ada 7 macam kode kemasan plastik. Mari kita kenali satu persatu!

1.       PETE atau PET

Polyethylene terephthalate (PETE atau PET) – Kemasan plastik berlabel angka 1 dalam segitiga. Kemasan jenis ini memiliki ciri-ciri berupa warna yang jernih atau transparan, biasanya digunakan untuk botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Kemasan jenis ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Kemasan jenis ini dapat melepaskan senyawa antimony trioxide. Semakin lama cairan berada di dalam kemasan ini, semakin besar kemungkinan lepasnya senyawa antimony ke dalam cairan tersebut. Pemaparan senyawa tersebut terhadap tubuh dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pernafasan dan iritasi kulit, peningkatan masalah menstrual, dan memperlambat perkembangan anak pada 12 bulan pertama.

2.       HDPE

High Density Polyethylene (HDPE), – Kemasan plastik berlabel angka 2 dalam segitiga, merupakan bahan pastik yang memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, opaque, dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE biasa dipakai untuk botol susu, botol shampoo, galon air minum, dan lain-lain. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena memiliki kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Namun, sama seperti PET, kemasan jenis HDPE ini tidak untuk dipakai berulang kali karena pelepasan senyawa antimony trioxide dapat terus meningkat seiring waktu.

3.       V atau PVC

Vinyl atau Polyvinyl Chloride (V atau PVC) – Kemasan plastik berlabel angka 3 dalam segitiga, merupakan bahan plastik yang berbahaya dan paling sulit untuk didaur ulang. Biasanya plastik jenis ini dipakai untuk plastik pembungkus (cling wrap), beberapa macam botol, dan kadang digunakan pada mainan anak. PVC dibuat dari monomer vinil klorida (VCM). Monomer vinil klorida yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas ke dalam makanan terutama yang berminyak/berlemak atau mengandung alkohol terlebih dalam keadaan panas. Dalam pembuatan PVC kadang ditambahkan penstabil seperti senyawa timbal (Pb), kadmium (Cd), timah putih (Sn) atau lainnya, untuk mencegah kerusakan PVC. Kadang-kadang agar lentur atau fleksibel ditambahkan senyawa ester ftalat, ester adipat, dan lain-lain.

Residu VCM, Pb, Cd dan ester ftalat berbahaya bagi kesehatan. VCM terbukti mengakibatkan kanker hati. Senyawa Pb merupakan racun bagi ginjal dan syaraf, senyawa Cd merupakan racun bagi ginjal dan dapat mengakibatkan kanker paru, dan senyawa ester ftalat dapat menganggu sistem endokrin. Penggunaan kemasan jenis PVC ini sebagai pembungkus makanan atau minuman sebaiknya dihindari dan carilah alternatif kemasan lain yang lebih aman.

4.       LDPE

Low Density Polyethylene (LDPE) – Kemasan plastik berlabel angka 4 dalam segitiga. Kemasan jenis ini biasa digunakan untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek (yang bisa ditekan) seperti botol kecap atau sambal. Kemasan plastik ini sulit dihancurkan, namun tetap baik digunakan sebagai wadah atau kemasan makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas.

5.       PP

Polypropylene (PP) – Kemasan plastik berlabel angka 5 dalam segitiga, merupakan bahan kemasan yang sering digunakan untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum, dan terutama botol minum untuk bayi. Bahan jenis Polypropylene ini merupakan pilihan bahan plastik yang terbaik. Polypropylene lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi. Sebagai saran, pilihlah plastik dengan kode angka 5 bila membeli wadah untuk mengemas berbagai makanan dan minuman.

6.       PS

Polystyrene (PS) – Kemasan plastik berlabel angka 6 dalam segitiga, biasa digunakan dalam wadah styrofoam, karton telur, gelas dan mangkuk disposable, dan lain-lain. Bahan styrene dapat lepas dari wadah polystyrene dan berpindah ke dalam makanan kita terutama jika makanan tersebut berminyak dan dalam keadaan panas. Styrene merupakan pengganggu endokrin dengan menyerupai hormon estrogen wanita, yang berpotensi menyebabkan masalah reproduksi dan perkembangan. Pemaparan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak dan sistem syaraf. Penggunaan bahan jenis ini sebaiknya dihindari karena beresiko buruk untuk kesehatan kita.

7.       Lain-lain

Other atau lain-lain – Kemasan plastik berlabel angka 7 dalam segitiga, yaitu jenis bahan kemasan plastik yang tidak termasuk ke dalam 6 kategori yang disebutkan sebelumnya. Dengan demikian, kita harus berhati-hati menafsirkan kategori ini karena ada bahan yang berbahaya bagi tubuh seperti Polycarbonate, tetapi ada juga bahan yang baik untuk lingkungan karena dapat diurai yang berbasis bioplastik yang terbuat dari tepung jagung, kentang, dan tebu.

Contoh kemasan plastik yang termasuk ke dalam kategori lain-lain ini adalah kemasan dengan bahan polycarbonate (PC). PC dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi kekebalan tubuh. Bahan ini dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman.

Sistem pengkodean tersebut di atas telah dikembangkan sejak tahun 1988 oleh warga Amerika Serikat dari Society of Plastic Industry untuk memfasilitasi daur ulang pasca penggunaan plastik. Namun, sistem pengkodean tersebut kini sudah menjadi standar relatif pada produk plastik tertentu yang dijual secara global. Oiya, selain dari ketujuh kode tersebut, plastik yang aman untuk makanan biasanya bertanda gelas dan garpu seperti logo di bawah ini dengan tulisan “for food use” atau ‘untuk makanan’.

Bagaimana? Sudah tahu kan jenis kemasan plastik  yang sebaiknya kita gunakan dan yang sebaiknya kita hindari (khususnya untuk makanan dan minuman)? Dengan mengetahui arti kode tersebut, kita dapat memilih dan menggunakan plastik sesuai kebutuhan dan meminimalisir dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan kita.

Referensi:

http://pom.go.id/public/peringatan_publik/pdf/KH.00.02.1.55.2891.pdf diakses tanggal 22 Januari 2012

http://www.wrap.org.uk/recycling_industry/information_by_material/plastics/types_of_plastic.html diakses tanggal 22 Januar 2012

http://lifewithoutplastic.com/en/plastic-types diakses tanggal 22 Januari 2012

http://koran.republika.co.id/berita/62202/Pilih_Plastik_Makanan_Aman diakses tanggal 22 Januari 2012.

5 Comments leave one →
  1. FadLy permalink
    28/01/2012 6:39 am

    Waah, saya baru “ngeh” kalo arti angka-angka di dalam segitiga tersebut seperti itu. Terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat sekali,.😀

  2. Liana permalink
    28/01/2012 12:57 pm

    plastik bertanda makan minum itu blm pernah saya jumpai…dmn kita bs dapatkan plastik itu ya?

    • 29/01/2012 2:08 pm

      Maksudnya wadah plastik bertanda gelas dan garpu itu ya? Logo food grade tersebut sering kita jumpai misalnya pada wadah tempat makan untuk membawa bekal atau botol minum. Kemasan plastik semacam itu dapat dengan mudah kok kita dapatkan di swalayan/supermarket🙂

  3. 12/05/2012 8:29 am

    wahh,,,,terima kasih infony

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: