Skip to content

Limfoma Hodgkin, Si Mata Burung Hantu.

24/12/2012

Halo kamu! Setelah sekian lama akhirnya kamu bisa lagi membaca tulisan di blog kita. Well, untuk sekarang, yang bakalan diceritakan adalah mengenai Limfoma, sesuai yang pernah dijanjikan sama admin twitter seminggu yang lalu. :p

Namun sayangnya tidak bisa secara sekaligus Limfoma dibahas, karena materinya yang begitu esensial dan sayang bila banyak dilakukan “cut”. Oleh karena itu, kita kali ini spesial akan membahas pendahuluan Limfoma dan Hodgkin’s Lymphoma dulu ya…🙂

Mari kita mulai nge-Limfomanya yuk?🙂

Pertama-tama, mari kita bahas pengertian dari Limfoma berdasarkan kata “Limfoma” atau dalam english bertuliskan “Lymphoma”, yang sebenarnya terdiri dari dua suku kata, yaitu “Lymph-“ dan “-Oma”. Which means, Lymph adalah sistem Limfatik dalam tubuh atau nodus Limfa, atau kelenjar getah bening. Sedangkan Oma adalah tumor ataupun kanker. Sedangkan untuk pengertian lebih jelasnya, Limfoma adalah kanker yang muncul akibat transformasi dari sel imun pada kelenjar getah bening. Lebih spesifik, limfoma dapat diartikan sebagai maltransformasi dari Limfosit (Sel B, Sel T, dan Sel NK). Masih ingat mengenai tentara Sel B, Sel T dan Sel NK (Natural Killer) kan? Itu loh, yang bertugas setia membunuh mereka yang mengancam keamanan negara (tubuh).🙂

Secara garis besarnya, kamu bisa melihat gambaran sistem limfe yang tersebar di seluruh tubuh:

lymphsyspic

Yap! Di seluruh tubuh kita tersebar nodus limfa yang memiliki peranan penting dalam sistem pertahanan tubuh. Oleh karena itu, biasanya penderita Limfoma ditandai dengan adanya pembengkakan di nodus limfanya. Nah, untuk memperjelas gambaran nodus limfa, kamu bisa lihat gambar di bawah ini:

lymph node

Itu dia sekilas histologi tentang penyebaran nodus limfa dan limfanya sendiri. Secara histologi, Limfoma terbagi menjadi dua, Limfoma Hodgkin (Sel Reed-Stenberg) atau Limfoma non-Hodgkin (Marker Limfosit Sel B atau T).

Pendahuluan Limfoma selesai, saatnya kita masuk ke Limfoma Hodgkin!

Limfoma Hodgkin ditemukan oleh peneliti Drs. Carl Stenberg dan Dorothy Reed yang berhasil mendiskripsikan limfoma Hodgkin dengan adanya Sel Reed – Stenberg tersebut. Sehingga karakterisasi Limfoma Hodgkin Klasik dapat dilihat dengan keberadaan Sel Reed-Stenberg. Atau lebih dikenal dengan Sel mata burung hantu karena penampakannya yang mirip dengan mata burung hantu di bawah mikroskop.

220px-Reed-Sternberg_lymphocyte_nci-vol-7172-300

Tipikal Limfoma Hodgkin terjadi pada nodus limfa dan menyebabkan inflamasi sel, fibrosis, dan presentasi (1-2%) Sel Reed-Stenberg yang relatif kecil. Dan penelitian lebih lanjut menyatakan bahwa Sel Reed-Stenberg berasal dari Transformasi Sel B. Sel Reed – Steinberg sendir ekspres antigen CD30 dan CD15.

Patofisiologi secara umum, pada Transformasi kanker, proses transkripsi Sel B terganggu, sehingga mencegah ekspresi dan produksi dari messenger asam ribonukleat immunoglobulin, menyebabkan apoptosis, namun karena juga adanya perubahan jalur apoptosis, menyebabkan sel bertahan dan berkembang. Sel Reed-Stenberg overekspress faktor kB, yang diikuti dengan proliferasi sel dan sinyal antiapoptotic. Infeksi dengan virus maupun bakteri patogen mengatur regulasi faktor kB dan berperan dalam tejadinya limfoma Hodgkin. Hipotesis ini didukung dengan ditemukannya EBV (Epstain Barr Virus) pada tumor limfoma Hodgkin.

Limfoma Hodgkin memiliki beberapa tipe, seperti:

Nama Limfosit Predominan Mixed Celluarity Penurunan Limfosit Nodular Sklerosis
Prevalensi 5% 15-30% <1% 60-80%
Age Young Middle Old Young Female
Reed-Steinberg Low Moderate High No Specific with colagen surrounded
Survival Rate 90% 75% 45% 85%

Sekitar 70% pasien Hodgkin Limfoma memiliki bengkak nodus limfa yang tidak terasa sakit, dan biasanya terjadi pada nodus mediastinal. Pada pasien asimptomatik, limfoma Hodgkin dapat didiagnosis dengan ditemukannya massa mediastinal pada bagian dada menggunakan radiografi atau prosedur imaging lainnya. Asimptomatik adenopati pada bagian inguinal dan axillary dapat ditemukan pada diagnosis, namun kurang umum, dimana Waldeyer’s Ring dan Nodus epithroclear jarang muncul. Sekitar 25% dari pasien Limfoma Hodgkin menunjukkan gejala konstitusional (Simptom B) dan umumnya terjadi pruritus dan tidak signifikan dalam nilai prognosisnya.

mediastinal

Selain itu Limfoma Hodgkin memiliki pola distribusi yang unik, yaitu pola bimodal age distribution, yaitu memiliki kecenderungan terjadi pada umur 15-30 tahun, dan diatas 50 tahun.

Nah, sekarang kita akan melihat klasifikasi dari Limfoma itu sendiri yang membagi tubuh manusia menjadi dua bagian, yaitu sisi atas diafragma, dan sisi bawah diafragma. Klasifikasi ini berlaku untuk Limfoma Hodgkin maupun Limfoma Non Hodgkin.

Ann Arbor Classification:

ANNABOR

Stage I             : Terjadi pada satu nodus limfa di satu daerah

Stage II           : Terjadi pada dua atau lebih nodus limfa pada sisi diafragma yang sama

Stage III          : Terjadi pada nodus limfa di kedua sisi diafragma

Stage IV          : Menyebar ke seluruh jaringan dan organ

A : Asimptomatik

B : Simptomatik, demam, berkeringat di malam hari, turunnya berat badan lebih dari  10% dalam 6 bulan

X : Bulky disease, pembesaran atau perkembangan dari tumor limfoma.

  •   >sepertiga di daerah mediastinum
  •   >10 cm pembesaran dari dimensi maksimal nodus limfa

E : Adanya keterlibatan dari jaringan ekstralimfatik pada salah satu sisi diafragma.

S  :Adanya keterlibatan spleen

Terus apa yang terjadi ketika pasien didiagnosis menderita Limfoma? Itu berarti sistem pertahanan tubuh pasien akan sangat terganggu, belum lagi kesulitan dari penanganan ini yang sebenarnya bergantung banyak dari kemoterapi, dan sama-sama kita ketahui bahwa kemoterapi banyak memiliki efek samping yang merugikan bagi pasien. Salah satu contohnya adalah kurang selektifnya kemoterapi yang pada awalnya bertujuan menyerang sel kanker/tumor yang pertumbuhannya cepat, namun juga berimbas pada sel normal yang pertumbuhannya juga cepat. Salah satunya adalah sel-sel penyusun rambut. Oleh karena itu banyak pasien yang menjalani kemoterapi mengalami kebotakan. Belum lagi terapi yang dilakukan jangka lama.

Namun bila terapi ini tidak dilakukan dengan teratur dan penuh perhatian, sangat besar Limfoma akan menyebabkan kematian, baik karena kanker Limfoma itu sendiri, maupun karena adanya infeksi sekunder.

Berikut adalah faktor resiko yang mungkin beberapa diantaranya bisa dihindari dan sebisa mungkin kita menjauh dari Limfoma:

  1. Umur
  2. Jenis Kelamin, penelitian menyebutkan pria lebih memiliki resiko lebih besar dibandingkan dengan wanita.
  3. Genetik, seperti Lupus, Sindrom Sjögren, rheumatoid arthritis.
  4. Lingkungan, seperti terkena paparan Pestisida dan herbesida,senyawa kimia (benzena), “agent orange”.
  5. Adanya gangguan sistem imun, seperti HIV/AIDS, virus Epstein-Barr, Helicobacter Pylori.

Agaknya cukup sekian kali ini Limfoma bagian pertama, Limfoma Hodgkin. Tunggu ulasan Limfoma selanjutnya ya! Akan ada Limfoma Non Hodgkin beserta Terapi Hodgkin dan Non Hodgkin.

Referensi:

DiPiro, Joseph T., dkk, 2009, Pharmacotherapy Handbook, Seventh Edition, Mc. Graw – Hill Medical Publishing Division, New York.

National Cancer Institute  Http://www.cancer.gov/cancertopics/types/lung

 

6 Comments leave one →
  1. 04/07/2013 4:02 pm

    Ditunggu selanjutnya tentang limfoma,,

  2. 02/01/2014 4:23 pm

    dengan postingan artikel yang dibahas sekarang kita mengetahui tentang apa itu limfonia, sippp,, mantap

  3. 25/02/2014 11:22 am

    OOO ternyata limfa yang memiliki peranan penting dalam sistem pertahanan tubuh ya?

  4. 17/04/2015 5:49 pm

    kenapa disebut dengan burung hantu? makasih😉

  5. 19/06/2015 1:25 pm

    kenapa diseut dengan mata burung hantu?
    terimakaish😉

  6. 04/05/2016 4:46 pm

    informasinya sangat lengkap! salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: